Kamis, 03 Januari 2019

BUDAYA LITERASI


Salam Ceria!

Literasi merupakan kegiatan membaca buku, majalah, Koran dan lain-lain. Biasanya kegiatan literasi di lakukan bersama-sama dalam kelompok tertentu, seperti; lingkungan kelas, sekolah, kelompok belajar dan lain-lainnya. Fenomena yang terjadi saat ini hampir semua sekolah, khususnya SMP, SMK dan SMU, mulai membudayakan literasi pada pagi hari, dengan istilah jam ke-0 (ke-nol).


Tujuan utama dari membudayakan literasi adalah menumbuhkan minat membaca yang saat ini sudah hampir tidak ada. Membaca bagi kebanyakan orang merupakan kegiatan yang membosankan / menjemukan. Bahkan dikalangan sebagian generasi muda, membaca menjadikan kita kuper (kurang pergaulan). Dan diberi julukan si “KUTU-BUKU”, untuk mereka yang hobinya membaca.

Budaya literasi harus kita mulai sejak sedini mungkin. Ada sebuah penelitian di negara Jepang, jika suatu negara memiliki minat baca rakyatnya, maka dipastikan negara tersebut akan menjadi negara maju. Banyak orang bijak mengatakan; “buku adalah jendela dunia, jika kamu ingin mengetahui apa saja dan bagaimana mengelola dunia, mulailah dengan membaca buku”.

Lingkungan keluarga merupakan tempat awal untuk kita memperkenalkan budaya membaca (literasi). Dengan menciptakan suasana dan mengkondisikan secara konsisten budaya membaca di lingkungan keluarga kita masing-masing. Misalkan setiap sore hari atau setiap minggu sekali dilakukan bersama-sama.

Pengalaman pribadi saya, bapak saya selalu mengatakan; “tidak punya uang ketika untuk membeli mainan, tetapi selalu ada uang kalo untuk membeli buku”. Hal ini tanpa saya sadari juga mendidik kami anak-anaknya agar gemar membaca buku. Setiap hari Minggu, bapak selalu menanyakan buku apa saja yang sudah dibaca. Bahkan sering meminta kami anak-anaknya, menceritakan kembali isi buku yang telah saya baca sebelumnya.

Ada kejadian yang menurut kami sangat seru dan menyenangkan. Setiap hari Minggu pagi, kami satu keluarga berebut membaca surat kabar harian kompas. Sehingga surat kabar (koran) tersebut kami bagi menjadi beberapa lembar, sesuai dengan jumlah anggota keluarga saat itu. Dan ketika sudah terbagi, biasanya suasana menjadi sepi, hanya suara lembaran kertas yang di bolak-balik. Kami akan saling bertukar lembaran yang kami punya dengan yang lembaran yang lain punya. Biasanya menjelang siang kami sudah selesai membaca semuanya.  

Untuk info lebih lanjut tentang Ananda Ceria, silahkan WA kami di:
+62-857-7000-6650 (PID Ressy Miryanti)     
+62-857-2528-5758 (Bachtiar R. Pudya)
Kami juga menyediakan Group Whatsapps untuk anda sebagai Info Group. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar