1.
Koperasi adalah bentuk usaha bersama.
Koperasi didirikan atas dasar kekeluargaan dan gotong-royong. Menurut para ahli
ekonomi, koperasi menjadi lembaga perekonomian yang paling cocok dengan maksud
Pasal 33 ayat (1) UUD 1945.
2.
Koperasi di Indonesia didirikan oleh
Drs. Mohammad Hatta pada tanggal 12 Juli 1960. Semangat dasar koperasi
Indonesia, dapat diihat dalam lambang koperasi.
3.
Dalam lambang koperasi terdapat :
Dalam lambang koperasi terdapat :
a. Pohon beringin, melambangkan sifat kemasyarakatan dan persatuan
yang kokoh.
b. Bintang dan perisai, melambangkan Pancasila sebagai landasan
idiil.
c. Timbangan, melambangkan sifat adil.
d. Gerigi roda, melambangkan kerja atau usaha yang terus-menerus.
e. Padi dan kapas, melambangkan kemakmuran yang hendak dicapai.
f. Rantai, melambangkan persahabatan dan persatuan yang kuat.
g. Warna merah dan putih, melambangkan sifat nasional koperasi.
h. Tulisan “Koperasi Indonesia,” melambangkan kepribadian koperasi
rakyat Indonesia.
4.
Tujuan dan manfaat koperasi antara lain
meningkatkan kesejahteraan anggota, menyediakan kebutuhan anggota, mempermudah
anggota mendapatkan modal, mengembangkan usaha, dan menghindari praktik
renternir.
5.
koperasi mempunyai ciri-ciri sebagai
berikut:
a. Koperasi
merupakan kumpulan orang-orang, dan bukan kumpulan modal. Ini berbeda dengan
badan usaha lain. Bentuk usaha lainnya yang lebih dipentingkan adalah modal.
Dalam koperasi yang lebih utama adalah orangnya. Maka, setiap anggota dianggap
penting dalam koperasi.
b. Kedudukan anggota
dalam koperasi sederajat atau setara (sama tinggi). Tidak ada anggota koperasi
yang lebih tinggi. Sebaliknya, tidak ada juga anggota koperasi yang lebih
rendah. Dengan kesetaraan keanggotaan seperti ini setiap anggota
koperasi mendapatkan perlakukan yang sama. Mereka bekerja
bersama-sama dan melakukan tugas masing-masing dengan hak yang sama.
c. Semua
kegiatan koperasi Indonesia harus didasarkan atas kesadaran para anggota, bukan
karena terpaksa. Kesadaran
ini akan muncul dari dalam hati setiap anggota karena mereka merasakan sendiri
keuntungan yang diperoleh dari koperasi.
d. Tujuan
koperasi Indonesia benar-benar merupakan kepentingan bersama para anggotanya. Tujuannya meningkatkan kemakmuran
para anggotanya.
6.
Berdasarkan jenis usahanya, koperasi
dibedakan menjadi:
a. Koperasi konsumsi
Koperasi
konsumsi adalah koperasi yang menyediakan kebutuhan pokok para anggota. Contoh
kebutuhan pokok yang disediakan adalah beras, gula, kopi, tepung, dan
sebagainya. Barang-barang yang disediakan harganya lebih murah dibandingkan
toko lainnya.
b. Koperasi kredit
Koperasi kredit disebut juga koperasi simpan pinjam.
Anggota koperasi mengumpulkan modal bersama. Modal yang terkumpul dipinjamkan
kepada anggota. Koperasi simpan pinjam membantu para anggota untuk memperoleh
kredit atau pinjaman uang. Keuntungannya meminjam modal ke koperasi antara lain
sebagai berikut:
1) Bunga uang pinjaman sangat ringan.
2) Pengembalian pinjaman dilakukan dengan mengangsur.
3) Bunga pinjaman akan dinikmati bersama dalam bentuk pembagian
hasil usaha.
c. Koperasi
produksi
Koperasi
produksi membantu usaha anggota koperasi. Bisa juga
koperasilah yang melakukan suatu jenis usaha bersama-sama. Ada bermacam-macam
koperasi produksi. Misalnya koperasi produksi para petani, koperasi produksi
peternak sapi, koperasi produksi pengrajin, dan sebagainya.
Koperasi produksi membantu anggota menghadapi
kesulitan-kesulitan dalam berusaha. Misalnya koperasi membantu menyediakan
bahan baku untuk kerajinan, menyediakan bibit dan pupuk untuk petani, dan
lain-lain. Koperasi produksi juga menampung hasil usaha anggotanya. Dengan demikian,
anggota tidak mengalami kesulitan menjual hasil usahanya. Anggota koperasi
produksi dalam bidang pertanian dapat menjual hasil bumi padi, jagung, kacang,
kedelai, dan lain-lain ke koperasi. Demikian juga para peternak dan pengrajin.
7.
Berdasarkan siapa yang menjadi
anggotanya maka koperasi dapat dikelompokkan menjadi:
a. Koperasi
pertanian
Koperasi
ini beranggotakan para petani, buruh tani, dan orangorang yang terlibat dalam
usaha pertanian. Koperasi pertanian melakukan kegiatan yang berhubungan dengan
pertanian, misalnya penyuluhan pertanian, pengadaan bibit unggul, penyediaan
pupuk, obat-obatan, dan lain-lain.
b. Koperasi
pensiunan
Koperasi
pensiunan beranggotakan para pensiunan pegawai negeri. Koperasi ini
bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pensiunan dan menyediakan kebutuhan
para pensiunan.
c. Koperasi pegawai
negeri
Koperasi
ini beranggotakan para pegawai negeri. Koperasi ini didirikan untuk
meningkatkan kesejahteraan para pegawai negeri.
d. Koperasi sekolah
Koperasi
ini beranggotakan para warga suatu sekolah. Koperasi sekolah menyediakan
kebutuhan warga sekolah, misalnya buku tulis, pena, penggaris, pensil, dan
lain-lain. Koperasi sekolah diusahakan dan diurus oleh siswa.
Di
samping menyediakan kebutuhan sekolah, koperasi sekolah juga merupakan tempat
untuk latihan berorganisasi, latihan bekerja sama, latihan bertanggung jawab,
dan latihan mengenal lingkungan.
e. Koperasi unit
desa
Koperasi
unit desa beranggotakan masyarakat pedesaan. KUD melakukan
kegiatan usaha di bidang ekonomi. Beberapa usaha KUD, misalnya:
1) Menyalurkan sarana produksi pertanian seperti pupuk, obatobatan,
alat-alat pertanian, dan lain-lain.
2) Memberikan penyuluhan teknis bersama dengan petugas penyuluh
lapangan kepada para petani.
Di tingkat kabupaten dan provinsi terdapat Pusat Koperasi
Unit Desa (PUSKUD) yang bertugas memberikan bimbingan kepada KUDKUD. Di tingkat
pusat terdapat Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) yang bertugas memberikan
bimbingan kepada PUSKUD di seluruh Indonesia.
Dewasa ini sudah banyak Koperasi Unit Desa yang berstatus
KUD mandiri. KUD mandiri adalah KUD yang telah mampu mengembangkan
organisasinya tanpa harus dibina terus-menerus oleh pemerintah.
Dengan sarana koperasi kita bisa memajukan usaha
bersama. Melalui koperasi kita juga bisa mengembangkan semangat kekeluargaan
dan kegotongroyongan
1.
Tiap hari kita berhadapan dengan
masalah-masalah. Ada masalah pribadi dan ada juga masalah sosial. Contoh
masalah pribadi adalah lupa mengerjakan PR, dimarahi orang tua, mendapatkan
nilai jelek, dan dijauhi teman-teman. Masalah pribadi dapat diselesaikan oleh orang yang bersangkutan.
2.
Masalah sosial menuntut suatu
penyelesaian. Jika tidak dipecahkan atau diselesaikan, masyarakat akan resah,
takut dan merasa tidak aman. Akibat masalah dirasakan oleh semua warga
masyarakat. Masalah sosial tidak dapat diselesaikan atau dipecahkan
seorang diri. Masalah sosial hanya dapat diselesaikan secara bersama-sama.
3.
Ada banyak sekali masalah sosial di
lingkungan sekitar kita. Contohnya masalah sosial adalah:
a.
Masalah
kependudukan, antara lain:
- Persebaran penduduk yang tidak merata - Rendahnya
pendapatan per kapita
- Jumlah penduduk yang begitu besar - Tingginya tingkat ketergantungan
- Pertumbuhan penduduk yang tinggi - Kepadatan penduduk
- Kualitas pendidikan penduduk yang rendah
Upaya yang sudah
dijalankan pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah kependudukan antara lain
sebagai berikut.
1) Menekan laju
pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana.
2) Melaksanakan
program transmigrasi.
3) Meningkatkan
kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
4) Membuka lapangan
kerja sebanyak mungkin, dan sebagainya.
b.
Masalah keamanan,
Tindak kejahatan
pencurian dan perampokan sering disebakan oleh masalah kemiskinan dan
pengangguran. Karena itu, pemerintah dan masyarakat harus berusaha
keras untuk:
1) Menciptakan
lapangan kerja.
2) Kualitas
dan pemerataan pendidikan harus ditingkatkan.
3) Aparat
keamanan, terutama polisi harus mampu memberantas tindak kejahatan.
4) Masyarakat
diharapkan membantu polisi.
c.
Masalah
sampah,
- Sampah
yang menumpuk menimbulkan bau tidak sedap. Sampah yang ditumpuk dapat menjadi sumber berbagai penyakit
menular. Misalnya, muntah berak (muntaber), penyakit kulit, paru-paru, dan
pernapasan.
- Masalah lain
berkaitan dengan sampah adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Di
banyak tempat banyak warga yang biasa membuang sampah ke sungai dan saluran
air. Sungai dan aliran air menjadi mampet. Akibatnya, sering terjadi banjir
jika hujan lebat.
- Semua warga
masyarakat harus ikut serta mengelola sampah. Warga bisa mengurangi masalah
sampah dengan tertib mengelola sampah. Kita biasakan untuk memisahkan sampah
plastik dari sampah
basah. Kemudian kita menaruh sampah di tempat
semestinya.
d.
Masalah kebakaran,
- Kebakaran hutan
sering terjadi pada musim kemarau. Asap kebakaran hutan banyak sekali. Asap
kebakaran hutan mengganggu kesehatan dan lalu lintas. Selain itu, kawasan hutan
akan semakin berkurang.
- Kebakaran
yang terjadi di masyarakat umumnya merupakan kebakaran pemukiman. Sebuah
rumah terbakar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Penyebabnya antara
lain kompor meledak dan sambungan arus pendek (korsleting) listrik.
- Kebakaran
pemukiman sangat menyusahkan warga. Kita harus berusaha mencegah terjadinya
kebakaran di lingkungan kita. Caranya antara lain sebagai berikut.
1) Merawat
kompor supaya layak pakai dan tidak bermasalah.
2) Merawat jaringan
listrik. Kabel yang mulai mengelupas diganti.
3) Mematikan kompor
setelah memasak.
4) Berhati-hati
menggunakan lilin dan korek api.
e.
Pencemaran lingkungan
Pencemaran udara
disebabkan asap kendaraan bermotor dan asap pabrik-pabrik. Pencemaran
mengakibatkan matinya ikan dan makhluk lainnya yang hidup di air.
f.
Rusak
atau buruknya fasilitas umum
- Fasilitas
umum digunakan secara bersama oleh masyarakat. Kalau fasilitas umum itu rusak,
maka masyarakat tidak bisa menggunakannya.
- Fasilitas
umum memang dipelihara dan dijaga oleh pemerintah. Meskipun demikian,
masyarakat harus membantu merawat dan menjaga supaya tidak cepat rusak. Kalau
ada fasilitas umum yang rusak, hendaknya segera melapor ke pihak berwenang.
g.
Perilaku tidak disiplin
Contoh beberapa perilaku
tidak disiplin di jalan raya antara lain sebagai berikut.
1) Menjalankan
kendaraan melawan arus. Hal ini umumnya dilakukan pengendara sepeda motor.
2) Mengendarai
sepeda motor di tempat yang bukan semestinya, misalnya di trotoar dan jalur
cepat.
3) Pengandara
mobil yang parkir sembarangan.
4) Angkot
dan bis sering berhenti di sembarang tempat untuk menaikkan atau menurunkan
penumpang.
5) Pejalan
kaki menyebrang jalan meskipun rambu untuk pejalan kaki menyala merah. Banyak
juga pejalan kaki yang menyeberang bukan pada tempat semestinya.
h.
Penyalahgunaan narkoba
- Narkoba adalah
singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Narkotika adalah obat untuk
menenangkan syaraf, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan rangsangan,
contohnya morfin, heroin, dan kokain. Zat-zat yang tergolong narkoba umumnya
dipakai dalam dunia medis.
- Penyalahgunaan
narkoba menjadi masalah sosial yang sangat serius. Pemakai narkoba akan kecanduan.
Zat-zat itu perlahan-lahan merusak tubuh pemakainya. Banyaknya peredaran
narkoba dan penyalahgunaan narkoba sangat meresahkan.
i.
Pemborosan energi
Sumber energi berupa bahan bakar (minyak bumi, gas alam, dan batu bara)
suatu ketika akan habis. Sumber energi ini tidak dapat diperbarui karena itu, kita harus hemat memakainya.
Contoh cara menghemat energi antara lain sebagai berikut:
1) Mematikan
lampu-lampu yang tidak diperlukan.
2) Bepergian
naik kendaraan umum atau sepeda.
3) Memanfaatkan sumber energi alternatif
misalnya dari tumbuhtumbuhan, angin, air, dan matahari.
j.
Kelangkaan barang kebutuhan.
Kelangkaan barang-barang kebutuhan sehari-hari meresahkan masyarakat. Oleh
karena itu, kelangkaan barang-barang termasuk masalah sosial.
Pemerintah mempunyai tugas memastikan bahwa persediaan barang-barang
kebutuhan sehari-hari cukup.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar