Senin, 07 Januari 2019

Membaca dan Menggambar Peta


1.     Peta atau map adalah gambar seluruh atau sebagian permukaan bumi dalam bidang datar dengan perbandingan tertentu. Peta memberikan informasi tentang suatu wilayah.
2.     Unsur peta terdiri dari:

a.     judul peta, menunjukkan nama peta, ditulis di bagian atas dengan huruf yang menonjol.
b.     garis tepi peta; batas-batas pinggir gambar peta. Fungsi garis tepi untuk menulis angka-angka derajat astronomis.
c.     legenda; keterangan-keterangan yang menjelaskan simbol-simbol pada peta.
d.     symbol; gambar yang digunakan untuk mewakili objek-objek dalam peta.
e.     skala; perbandingan jarak pada peta dengan jarak yang sesungguhnya. Ada dua macam jenis skala, yaitu:
-       Skala angka (skala numerik) disebut juga skala perbandingan. Skala biasanya ditulis di bagian bawah. Misalnya dalam sebuah peta kita menemukan Skala 1:10.000, artinya jarak 1 cm pada peta sama dengan 10.000 cm di permukaan bumi.
-       Skala garis, ditunjukkan oleh garis lurus yang dibagi dalam bagian-bagian yang sama. Panjang masing-masing ruas = 1 cm.
Manfaat skala dalam menggambar sebuah peta adalah sebagai berikut;
-       Dengan skala kita dapat memperbesar atau memperkecil sebuah peta / gambar tertentu.
-       Dengan skala kita dapat menggambar suatu tempat yang sangat luas di atas kertas yang kecil.
-       Dengan skala kita dapat mengetahui atau menentukan jarak suatu tempat yang satu dengan tempat lainnya.
f.      penunjuk arah (mata angin); jarum pedoman atau garis yang menunjukkan arah suatu tempat.
g.     garis astronomis; berguna untuk menentukan letak suatu tempat atau wilayah.Garis-garis yang tegak disebut garis bujur. Sementara yang garis-garis yang mendatar disebut garis lintang.
3.     Arti warna-warna dalam peta sebagai berikut.
a.     Warna hijau (dataran rendah).                   d.     Warna putih (puncak pegunungan yang tertutup salju)
b.     Warna kuning (dataran tinggi).                  e.     Warna biru (laut, sungai, danau)
c.     Warna cokelat (daerah pegunungan).
4.     Membaca peta wilayah provinsi kita bisa menempuh langkah-langkah berikut ini.
a.     Mencari gambar peta provinsi dalam buku atlas.    d.     Menyebutkan pembagian wilayah provinsi
b.     Menentukan letak wilayah provinsi.                           e.     Menjelaskan kenampakan alam dan buatan yang ada
c.     Menyebutkan batas-batas wilayah provinsi.
5..    Cara yang paling mudah untuk menggambar peta adalah menjiplak peta yang sudah ada. Dalam menggambar kita harus tetap memerhatikan skala. Berdasarkan skala, kita bisa menghitung jarak sesungguhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar