Salam
Ceria!
Perkembangan
emosi seorang anak untuk mengendalikan dirinya sendiri saat sedih, kecewa,
marah, kesusahan, dll. Setiap anak tentunya memiliki perkembangan emosi yang
berbeda-beda. Ada anak cenderung pendiam dan tidak peduli, tetapi ada juga anak
yang emosinya mudah meledak-ledak.
Di
Ananda Ceria Klaten, perkembangan emosi setiap anak menjadi salah perhatian
kami. Sehingga anak tersebut mampu mengungkapkan emosinya dengan benar. Jadi
ketika anak tersebut merasa tidak nyaman, bisa di ungkapkan dengan baik
Saat
pertama kalinya masuk sekolah, biasanya seorang anak akan merasa tidak nyaman,
apalagi ditinggal tanpa orangtua atau walinya. Anak tersebut akan menampakan emosi yang
berbeda-beda. Ada anak yang nggak peduli (karena sudah biasa ditinggal orang
tuanya / dititipkan). Ada juga anak yang menangis histeris terkadang sampai
memuntahkan makanan.
Berbagai
cara dilakukan oleh seorang ketika akan ditinggal oleh orangtua atau walinya.
Menangis bergulin-guling, berteriak-teriak memanggil orangtua atau walinya. Dan
biasanya hal ini akan terjadi 1 hingga 2 minggu, si anak sudah mulai nyaman.
Bahkan terkadang ketika akan dijemput pulang si anak nggak mau pulang bersama
orangtunya, meminta kami yang mengantarkan pulang.
Ketika
seorang anak ditinggal orangtua atau walinya, hanya diam saja nggak peduli.
Kami akan lebih mewaspadai, apa yang sebenarnya terjadi dengan anak tersebut…
Sekalipun seorang sudah biasa ditinggal
orangtuanya, ketika masuk sekolah untuk pertama kalinya dan harus ditinggal
orangtua atau walinya akan menangis. Tetapi kalo anak tersebut diam dan cuek
saja, jangan-jangan ada sesuatu yang membuat si anak nggak nyaman di rumahnya
sendiri…
Komunikasi
dan kerja sama antara orangtua atau walinya dengan kami akan mempermudahkan kami
dalam menghadapi emosi anak tersebut. Sehingga setiap anak akan merasa nyaman
dan selalu ceria bersama Ananda Ceria Klaten
Kami
juga menyediakan Group Whatsapps untuk anda sebagai Info Group.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar