Minggu, 13 Januari 2019

SUMPAH PEMUDA


Sejarah Sumpah Pemuda
Negara Indonesia pernah dijajah oleh bangsa Portugis, Belanda dan Jepang. Penyebab negara Indonesia dijajah karena tidak adanya persatuan. Penjajah menyukai bangsa yang terpecah belah. Rakyat Indonesia banyak yang meninggal karena kekejaman penjajah. Penjajah membatasi semua kegiatan rakyat Indonesia.


Setiap kegiatan yang dilakukan harus seizin penjajah. Kekayaan alam yang dimiliki rakyat Indonesia diambil secara paksa oleh penjajah. Rakyat Indonesia dipaksa bekerja untuk kepentingan penjajah dan tidak diberi upah.

Ada sebagian rakyat Indonesia yang memberanikan diri melawan para penjajah. Namun, perlawanan rakyat masih bersifat kedaerahan, artinya hanya berjuang di daerahnya sendiri. Perjuangan juga untuk kepentingan daerahnya masing-masing. Hal ini menyebabkan belum bersatunya kekuatan rakyat untuk mengusir penjajah dari tanah air Indonesia.

Pada 1908, rakyat Indonesia mulai memiliki kesadaran untuk bersatu melawan penjajah. Para pemuda di berbagai wilayah di Indonesia mulai mem bentuk per kumpulan untuk menentang penjajah. Perkumpulan pemuda tersebut mem bawa nama daerah asalnya.

Beberapa perkumpulan pemuda atau sering disebut organisasi pemuda yang ada di daerah Nusantara, di antaranya sebagai berikut.
1.      Jong Batak, yaitu (Perkumpulan para pemuda Batak).
2.      Jong Java, yaitu (Perkumpulan para pemuda Jawa).
3.      Jong Sumatranen Bond, yaitu (Perkumpulan para pemuda Sumatra).
4.      Jong Ambon, yaitu (Perkumpulan para pemuda Ambon).
5.      Jong Islamaten Bond, yaitu (Perkumpulan para Pemuda Islam).
6.      Jong Minahasa, yaitu (Perkumpulan para pemuda Minahasa).
7.      Jong Celebes, yaitu (Perkumpulan para pemuda Sulawesi).

Organisasi pemuda yang telah terbentuk masih bersifat kedaerahan. Mereka berjuang untuk daerah asalnya saja sehingga sulit sekali menciptakan rasa persatuan. Hal tersebut disebabkan masih kuatnya sifat kedaerahan yang mereka miliki.
Para pemuda ingin sekali berjuang untuk memerdekakan negerinya, walaupun sifat kedaerahan masih kuat pada diri mereka. Hal ini terlihat dengan disepakatinya pertemuan para pemuda.

Kongres Pemuda I, 30 April – 2 Mei 1926.
Pada 30 April–2 Mei 1926, para pemuda yang ingin mewujudkan persatuan nasional, mengadakan Kongres Pemuda I di Jakarta.
Ketuanya adalah M. Tabrani dan Sumarto sebagai wakilnya. Sekretarisnya adalah Jamaludin Adinegoro, dan Suwarso sebagai bendaharanya.
Tujuan Kongres Pemuda I adalah:
a)  Menyatukan berbagai perkumpulan pemuda.
b)  Memajukan paham persatuan Indonesia.
c)  Mempererat hubungan antar perkumpulan pemuda.
d)  Mempersiapkan Kongres Pemuda II.

Namun, Kongres Pemuda I belum berhasil mempersatukan kegiatan pemuda dalam satu wadah. Kongres Pemuda I menghasilkan gagasan persatuan dalam perjuangan untuk Indonesia merdeka.

Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928
Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928 Di Gedung Kramat 106 Jakarta, tempat berlangsungnya siding tersebut, para pemuda yang datang tidak menunjukkan pemuda dari asal suku bangsa. Mereka menyebutnya Pemuda Nasional. Sehingga apabila dilihat, para peserta sidang yang berada di gedung Kramat 106 tersebut sudah menunjukkan “Bhinneka Tunggal Ika” (berbeda-beda tetapi tetap satu).

Dalam Kongres Pemuda II Sugondo Joyopuspito terpilih sebagai ketua, Djoko Marsaid sebagai wakil ketua, Moh. Yamin sebagai sekretaris dan Amir Syarifudin sebagai  Bendahara.
Hasil Kongres Pemuda II :
1.                  lagu “Indonesia Raya” oleh Wage Rudolf Supratman, dengan gesekan biolanya. Dengan demikian, lagu Indonesia Raya pertama dinyanyikan pada tanggal 28 Oktober 1928  dan dinyatakan sebagai lagu kebangsaan
2.                  Bendera merah putih ditetapkan sebagai bendera kebangsaan RI
3.                  Ikrar “Sumpah Pemuda.”

SUMPAH PEMUDA
Pertama: Kami putra dan putri Indonesia bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
Kedua : Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
Ketiga : Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Makna dari Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda merupakan peristiwa bersejarah yang berperan penting dalam mencapai  kemer ekaan Republik Indonesia. Pada waktu itu, organisasi pemuda berasal dari daerah yang berbeda. Setiap organisasi pemuda memiliki per bedaaan bahasa, agama, suku bangsa, adat istiadat, dan budaya. Namun, mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan Indonesia negara yang merdeka dan bebas dari segala bentuk penjajahan.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda
1.      nilai persatuan dan kesatuan;
2.      nilai kebersamaan;
3.      nilai cinta tanah air

Mewujudkan Rasa Persatuan dan Kesatuan
Sekarang nilai atau semangat Sumpah Pemuda dapat dikembangkan di mana pun kamu berada. Semangat persatuan dan kesatuan banyak memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia, yaitu:
1.      mempererat hubungan kekeluargaan;
2.      terciptanya kerukunan hidup;
3.      membina rasa kesetiakawanan sosial;
4.      memperkokoh rasa cinta tanah air, sehingga tidak mudah dijajah oleh bangsa lain.

Semangat Sumpah Pemuda, masih sesuai dengan keadaan masa kini. Perjuangan para pemuda perlu kita teladani. Oleh karena itu hindari permusuhan, ciptakan rasa persatuan dalam berbagai kegiatan agar negeri kita utuh dan jaya untuk selamalamanya.

Untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut maka setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati hari Sumpah Pemuda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar