Senin, 14 Januari 2019

Globalisasi


1.    Globalisasi dapat diartikan suatu proses mendunia atau menuju satu dunia. Peristiwa yang terjadi di dunia dapat kita saksikan secara langsung tanpa harus mendatanginya. Kita dapat berkomunikasi jarak jauh melalui alat telekomunikasi. Menempuh perjalanan jauh hanya beberapa jam dengan pesawat terbang.


2.   Globalisasi telah memengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk kebudayaan. Perubahan sosial akibat globalisasi meliputi beberapa jenis:
a. Makanan; ditandai dengan berbagai jenis makanan instant (cepat saji). Masyarakat dapat menikmati tanpa harus susah payah membuat dan memasaknya. Tapi bahayanya adalah zat kimia yang ada di dalamnya, seperti zat pengawet, pewarna, dan perasa.
b. Pakaian; masyarakat di negara berkembang biasanya suka meniru perkembangan model dari negara maju, sehingga mendorong industri pakaian berkembang pesat.
c. Perilaku; pudarnya budaya gotong royong. Hal ini sangat mencolok pada masyarakat di perkotaan. Mereka sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.
d. Gaya hidup; gencarnya iklan memengaruhi keinginan masyarakat untuk memiliki suatu barang mutakhir. Orang berlomba-lomba memiliki barang baru guna meningkatkan gengsi.

3.   Dampak negatif adanya globalisasi, antara lain:
a. Orang menjadi sangat individualis (mementingkan diri sendiri).
b. Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa (pola berpakaian dan pergaulan),seperti memakai anting-anting bagi laki-laki dan lain-lain.
c. Budaya konsumtif; kebiasaan senang menghamburkan uangnya untuk kepentingan yang kurang bermanfaat.
d. Sarana hiburan yang melalaikan dan membuat malas; dengan adanya playstation banyak anak melupakan waktu untuk belajar, membantu orang tua, dan beristirahat.
e. Budaya permisif; menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan dengan sarana canggih.
f. Menurunnya ikatan rohani; Pada era globalisasi orang banyak yang meninggalkan ibadah dengan alasan sibuk. Orang juga banyak meninggalkan ajaran agama. Mereka hanya mementingkan duniawi saja

4.   Kebudayaan merupakan kepribadian suatu bangsa. Budaya adalah pikiran dan akal budi. Contohnya; beberapa nyanyian dan lagu, berbagai tari-tarian, berbagai alat musik yang khas, berbagai seni pertunjukan, dan berbagai budaya khas lainnya.

5.   Tujuan melakukan misi kebudayaan internasional yaitu untuk memperkenalkan budaya Indonesia di mata dunia, sehingga diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara ke Indonesia, pada akhirnya akan menambah devisa negara.

6.   Contoh beberapa tim kesenian yang tampil di tingkat internasional:
a.   Kelompok kesenian Bougenville yang berasal dari Kalimantan Barat diundang ke Madrid, Spanyol. Pada 21 sampai 28 Oktober 2003
b.   Grup seni tradisional Indonesia, Nanglang Danasih, tampil di Roma, Italia. Grup ini tampil dalam festival seni internasional dan meraih dua juara.
c.   Tim kesenian Sumatra Selatan ke Malaysia. Grup ini tampil dalam acara festival Gendang Nusantara 10 - 15 April 2003.
d.   Tim kesenian Bali ke Chili dan Peru. Dalam rangka memenuhi undangan KBRI Tim dari pulau Dewata ini menampilkan tari Saman (Aceh), tari Maengket (Sulawesi), dan sejumlah tari Bali.
e.   Tim kesenian Jaipong dan Rampak Gendang ke Irak. Tim kesenian Indonesia untuk kesekian kalinya tampil dalam Festival Internasional Babylon.
f.   Atas undangan Indian Council For Cultural Relations Ministry External Affairs (ICCR).Mereka juga terkesan dengan bagian dalam memeriahkan festival kebudayaan internasional di India Tim kesenian Indonesia tampil memukau ribuan penonton.
g.   UNESCO lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan telaah terhadap kesenian wayang kulit. Karena Ki Manteb menerima penghargaan UNESCO Award yang diserahkan langsung di Paris, Prancis. Ki Manteb Sudarsono dalang wayang kulit dari kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah go internasional.

7.   Setiap daerah mempunyai berbagai macam tarian yang disebut tarian adapt, yaitu;
a.   Jawa Barat misalnya terdapat tari Jaipong, tari Topeng,
b.   Jawa Tengah terdapat tari gambyong,
c.   Bali ada tari Lengong,
d.   Sumatra Utara terdapat tari Perang,
e.   Jawa Timur mempunyai tari Ngremo,
f.   Aceh mempunyai tari Seudati, dan
g.   daerah khusus ibu kota Jakarta terdapat tari Ronggeng.

8.   Alat Musik Daerah
a.   Angklung; alat musik angklung berasal dari Jawa Barat. Cara menggunakan angklung adalah dengan digoyang-goyangkan.
b.   Gamelan; alat musik gamelan banyak terdapat di daerah Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, dan Jawa Timur, dibuat dari bahan kuningan atau perunggu. Gamelan terdiri atas seperangkat gamelan antara lain bonang, kenong, demung, gender, saron, gong, dan ada salah satu alat gamelan yang dibuat dari bambu yang disebut gambang. Gamelan menonjolkan adanya perkembangan kebudayaan, khususnya kesenian wayang, baik wayang kulit atau wayang golek dan karawitan.

9.   Upaya-upaya untuk menanggulangi pengaruh negatif globalisasi, antara lain;
a. Lingkungan Sekolah;  sekolah perlu menekankan pelajaran budi pekerti serta pengetahuan tentang globalisasi. Dengan demikian siswa tidak terjerumus dalam perilaku negatif akibat globalisasi seperti kenakalan remaja atau tawuran antar pelajar.
b. Lingkungan Keluarga;  meningkatkan peran orang tua, antara lain;
 -    Menekankan rasa tanggung jawab pada anak.
-     Menerapkan aturan yang tegas yang harus ditaati setiap anggota keluarga, namun tanpa mengurangi kasih sayang dan perhatian pada anak.
-     Memberi keteladanan. Orang tua harus menjadi contoh yang patut ditiru anak-anaknya.
-     Penerapan perilaku sopan santun juga harus dilakukan anak.
c. Lingkungan Masyarakat dan Lingkungan Keagamaan; peran tokoh masyarakat dan agama sangat diperlukan dalam mencegah pengaruh negatif globalisasi masuk ke masyarakat.
d. Lingkungan pemerintah dan Negara; pemerintah merupakan salah satu lembaga yang berwenang mengeluarkan peraturan atau hukum, salah satu di antaranya berusaha mencegah masuknya pengaruh negatif globalisasi. Untuk mewujudkannya, pemerintah dapat melakukannya melalui lembaga peradilan, kepolisian, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar