Senin, 07 Januari 2019

Peraturan Perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerah


1.     Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita mengenal istilah “Tri Kerukunan Umat Beragama”. Isi Tri Kerukunan Umat Beragama meliputi 3 hal, yaitu:
a.     Kerukunan intern umat beragama.                             c.     Kerukunan umat beragama dengan pemerintah
b.     Kerukunan antarumat beragama.
2.     Sebagai seorang pelajar, kita juga wajib membela negara kita. Wujud partisipasi kita dalam usaha bela negara dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya:
a.     Menghormati jasa para pahlawan.                                         d.     Melestarikan dan mencintai budaya daerah
b.     Bangga memiliki dan menggunakan bahasa Indonesia.    e.     Menggunakan barang-barang dari dalam negeri
c.     Menghormati dan menghargai bendera Merah Putih.
3.     Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan di sekolah antara lain:
a.     Melaksanakan 6K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan) di lingkungan sekolah masing-masing.
b.     Berperan aktif dalam kegiatan UKS, PMR, pramuka, OSIS, olahraga, dan kesenian.
c.     Aktif belajar, mematuhi tata tertib, hormat kepada bapak/ibu guru, kepala sekolah, dan semua karyawan di sekolah.
d.     Mempunyai kepedulian sosial, misalnya memberi sumbangan bila ada bencana alam, membantu kegiatan donor darah PMI, dan sebagainya.
4.     Contoh-contoh kegiatan di masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, antara lain:
a.     Kerja bakti dan gotong royong membersihkan lingkungan dan sarana prasarana hidup milik umum.
b.     Saling menghormati dan bekerja sama.
c.     Toleransi antarumat beragama dan penganut kepercayaan.
d.     Ikut ronda malam bagi yang sudah dewasa sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
e.     Rela berkorban untuk kepentingan bersama bagi bangsa dan negara.
5.     Peraturan adalah ketentuan yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan. Ditinjau dari tingkatannya, ada dua tingkat peraturan yaitu;
a.     Peraturan perundangan tingkat pusat; Peraturan pusat adalah peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat. Contoh peraturan pusat di antaranya adalah undang-undang korupsi, undang-undang hak asasi manusia, undang-undang perpajakan, undang-undang lalu lintas, dan sebagainya.
b.     Peratuan daerah;  Peraturan daerah adalah peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah.Contoh dari peraturan daerah adalah:
a.     Perda Kota Bandung No. 03 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan.
b.     Perda No. 2 tahun 2001 tentang Program Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur 2001 – 2005 dan sebagainya.
6.     Pentingnya peraturan perundang-undangan nasional bagi warga negara adalah:
a.     Memberikan kepastian hukum bagi warga negara.         c.     Memberikan rasa keadilan bagi warga negara
b.     Melindungi dan mengayomi hak-hak warga negara.      d.     Menciptakan ketertiban dan ketenteraman.
7.     Sumber hukum peraturan perundang-undangan adalah:
a.     Undang-undang                                                                               d.     Traktat
b.     Kebiasaan (hukum tidak tertulis)                                                 e.     Doktrin
c.     Yurisprudensi
8.     Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 berisi: tentang:Tata urutan peraturan perundang-undangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia terdiri dari:
a.     Undang-Undang Dasar Republik Undonesia Tahun 1945                      d.     Peraturan presiden
b.     Undang-undang/peraturan pemerintah pengganti undang-undang      e.     Peraturan daerah
c.     Peraturan pemerintah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar